Tidak Semua Obat Herbal Sama dan Ini Perbedaannya

Tidak Semua Obat Herbal Sama dan Ini Perbedaannya

Tidak Semua Obat Herbal Sama dan Ini Perbedaannya, Obat herbal dipercaya menyembuhkan berbagai penyakit sejak zaman dulu. Karena saat itu belum ada teknologi pembuatan obat secanggih sekarang.

Hingga saat iniobat herbal tetap jadi andalan dan dari segi pengolahannya masih ada yang menggunakan cara tradisional. Namun ada juga yang sudah berkembang dengan berita teknologi modern.

Tidak Semua Obat Herbal Sama dan Ini Perbedaannya

Obat herbal merupakan bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan, hewan, mineral, sediaan sarian (galenik). Atau campuran dari bahan tersebut yang dipercaya secara turun temurun telah digunakan untuk pengobatan. Dan dapat diterapkan sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat.

Dari waktu ke waktu, cara pengolahan obat herbal mengalami berbagai pengembangan. Berikut ini tiga cara pengolahan obat herbal yang masih digunakan dalam industri obat herbal masa kini.

Baca Juga : Penjelasan Ilmuwan Tentang Manusia Bisa Hidup Seribu Tahun Karena AI

Pengolahan tradisional
pada pengolahan obat herbal tradisional, yang biasa dikenal saat ini adalah jamu. Pengolahan tradisional dimulai dari cara pembuatan, cara penggunaan, pembuktian khasiat dan keamanannya berdasarkan pengetahuan tradisional.

Prosesnya pun sederhana, yaitu dengan cara mengeringkan bahan baku, kemudian ditumbuk atau digiling dan langsung dikemas.

Pengolahan semi modern
Pengolahan obat herbal ini menggunakan sistem ekstraksi. Sejak tahap awal, yakni tahap Simplisia, bahan alamiah yang digunakan sebagai bahan obat belum langsung diolah.

Selanjutnya dilakukan tahap kedua, ekstraksi yaitu sediaan yang dihasilkan dari proses penyaringan simplisia menggunakan suatu metode ekstraksi khusus.

Pengolahan modern
Proses pengolahan obat herbal ini adalah yang paling mutakhir dan merupakan proses pengembangan dari pengolahan semi modern. Prosesnya disebut Advanced Fractionation Technology (AFT). Yaitu proses untuk menemukan fraksi yang memiliki aktivitas biologis pada suatu masalah kesehatan.

Tidak Semua Obat Herbal Sama dan Ini Perbedaannya

Proses lanjutan dari tahapan akhir pengolahan semi modern ini disebut dengan fraksi. Yaitu hasil pemisahan dari suatu ekstrak berdasarkan sifat kimianya dengan menggunakan suatu metode fraksinasi. Tidak semua obat herbal sama dan ini perbedaannya.

Selanjutnya, tahapan akhir adalah fraksi bioaktif yang merupakan suatu fraksi yang telah terbukti memiliki aktivitas farmakologi/khasiat terhadap suatu indikasi tertentu.

Tahapan tersebut merupakan tahapan berdasarkan kealamian bahan berdasarkan profil kimiawi. Semakin tinggi tingkat kemurnian produk yang diharapkan. Maka dibutuhkan proses yang lebih komopleks, lebih lama dan teknologi fraksinasi yang lebih canggih.

Dari berbagai proses pengolahan tersebut, tentu akan berpengaruh terhadap resiko kesehatan. Hal itu disebabkan karena dua metode sebelumnya, yakni tradisional dan semi modern. Masih belum dilakukan proses pembersihan sehingga masih banyak kotoran yang tidak tersaring di level molekular bahan.

Salah satu obat herbal yang menggunakan pengolahan modern adalah HerbaKOF yang pengolahannya telah teruji dan terstandarisasi menggunakan Fraksi Bioaktif.

Obat batuk herbal yang diproduksi oleh perusahaan farmasi Dexa Medica ini diproses menggunakan teknologi fraksinasi mutakhir, yaitu AFT. Teknologi tersebut baru pertama kali dan menjadi satu-satunya di Indonesia.

Dengan pengolahan AFT, zat yang ada dalam bahan alami tersebut masuk ke dalam tubuh hanya bagian molekulnya. Dimana hal tersebut benar benar dibutuhkan untuk menyembuhkan penyakit batuk. Sehingga hanya sedikit yang masuk dan membuat kerja hati dan ginjal menjadi lebih ringan.

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *