8 Penelitian Tentang Alien Sepanjang Tahun

8 Penelitian Tentang Alien Sepanjang Tahun

Kalengdrum – Alien masih menjadi misteri yang terus dicari oleh umat manusia. Pencarian ini bahkan akan terus diseriuskan oleh para ilmuwan.

Setidaknya, tercatat ada 8 penelitian tentang alien yang dilakukan oleh para ilmuwan dunia. Apa saja hasilnya?

8 Penelitian Tentang Alien Sepanjang Tahun

8 Penelitian Tentang Alien Sepanjang Tahun

  • Tanda-Tanda Bahwa Alien Ditemukan 10 Tahun Lagi

Ilmuwan di Inggris memperkirakan tanda kehidupan alien akan ditemukan oleh manusia dalam 10 sampai 20 tahun mendatang.

David Clements, ilmuwan dari Imperial College London tersebut mengatakan bahwa pengamatan tata surya dan kemajuan teknologi yang terjadi saat ini membuat peluang untuk menemukan kehidupan di luar bumi dalam waktu dekat dan semakin besar.

Hal tersebut disampaikan oleh Clements dalam penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of British Interplanetary Society.

  • Kunjungan Alien ke Bumi

Baru-baru ini beberapa kantor berita AS mengisahkan seorang ilmuwan Badan Antariksa AS (NASA), Silvano Colombani yang menyebutkan bahwa alien mungkin sudah pernah mengunjungi Bumi.

Berita ini ditulis berdasarkan sebuah dokumen di situs miliki NASA. Colombano yang bekerja untuk divisi Sistem Inteljen Agen Luar Angkasa mengakui memang benar telah menulis dokumen tersebut.

Dalam hal ini, Colombano memang benar-benar percaya bahwa kemungkinan saja alien pernah datang mengunjungi Bumi. Meski begitu, terdapat beberapa perbedaan kecil yang perlu diluruskan.

“Dokumen ini konteksnya adalah persentasi yang disampaikan pada musim semi lalu dalam pertemuan SETI (Search for Extraterrestrial Intelligence) Institut,” ujar Colombano.

  • Alasan Alien Masih Belum Ditemukan

Alam semesta begitu luas dengan hadirnya banyak galaksi, tata surya dan juga planet. Ini memunculkan ide bahwa adanya kehidupan cerdas lain di luar Bumi.

Sayangnya, hingga saat ini tenda-tenda kehidupan ekstraterestrial itu sampai sekarang masih belum pernah ditemukan.

Hal tersebut menimbulkan pertanyaan, bagaimana alien masih belum ditemukan jika benar-benar ada di Bumi.

Dilansir dari Business Insider, Selasa (18/09/2018), terdapat 3 teori yang menjelaskan mengapa kita masih belum menemukan alien. Ketiga hal tersebut adalah alien yang sedang berhibernasi, iklim yang tidak stabil serta lingkungan berbeda antara manusia dengan alien.

  • Alien Berwarna Ungu

Menurut sebuah penelitian terbaru yang dipublikasi dalam International Journal of Astrobiology, para ahli menyebutkan bahwa kehidupan awal di Bumi berwarna ungu.

Para tim peneliti berpendapat, sebelum tanaman hijau mulai memanfaatkan kekuatan matahari untuk energi, organisme ungu kecil sudah melakukannya.

Gagasan bahwa Bumi awalnya berwarna ungu sebenarnya bukanlah hal yang baru. Shiladitya Das Sarma, ahli mikrobiologi dari Universitas Maryland School of Medicine pernah mengajukan teori ini pada tahun 2007 lalu.

Bagi Das Sarma, kehidupan awal yang berwarna ungu ini juga dapat diterapkan dalam pencarian kehidupan asing di ruang angkasa.

Artinya, para ahli mikrobiologi ini berpikir mengenai bahwa alien juga berwarna ungu.

Baca Juga: Ilmuwan Sebut Alien Kemungkinan Berwarna Ungu

  • Asteroid Oumuamua adalah Kapal Alien

Menurut sebuah laporan terbaru, peneliti Harvard menyebutkan bahwa Asteroid Oumuamua bisa jadi adalah pesawat antariksa alien yang berlayar melewati Bumi menggunakan cahaya.

Ketika Oumuamua melintas di dekat planet kita, para ilmuwan cukup kaget karena benda ini merupakan objek pertama yang diketahui berasal dari tata surya lain.

Dalam waktu singkat saja, para astronom itu mengetahui bahwa benda tersebut bergerak dengan cara yang aneh. Ia berputar dengan cepat ketika terbang melalui tata surya kita.

Menurut laporan terbaru, para peneliti percaya bahwa hal itu mungkin terjadi karena batu besar tersebut bertindak sebagai “layar cahaya”. Itu artinya benda tersebut melalui luar angkasa dengan menggunakan matahari sebagai sumber energinya.

  • “Bertemu” Alien Akhir Abad Ini

Pencarian manusia terhadap alien seolah-olah tidak ada habisnya. Cukup banyak prediksi yang dilakukan oleh manusia kapan akan bertemu dengan makhluk luar angkasa tersebut. Salah satunya dilontarkan oleh Michio Kaku, fisikawan teoretis dan futuritis.

Kaku menyebutkan, bahwa manusia akan melakukan kontak dengan para alien di akhir abad ini. Meski demikian, Kaku mengatakan bahwa dia tidak yakin sepenuhnya apakah kita (manusia) akan berkomunikasi secara langsung atau tidak.

Gurita termasuk alien

33 ilmuwan yang tergabung dalam tim internasional merilis laporan dalam jurnal Progress in Biophysics and Molecular Biology dan berteori tentang keberadaan spesies alien yang hidup bersama manusia.

Dalam laporan tersebut mengungkapkan bahwa para peneliti menyimpulkan bahwa Cephalopoda (Cumi-cumi, gurita dan sotong) mungkin berasal dari sebuah tempat selain Bumi.

“Bukti peran virus luar angkasa dalam mempengaruhi evolusi terestrial baru-baru ini secara tersirat terkandung dalam gen sekuensi transkriptom Cephalopoda,” tulis para peneliti dikutip dari BGR, Kamis (17/05/2018).

“Genom gurita menunjukkan tingkat kerumitan yang mengejutkan dengan 33.000 kode protein gen lebih banyak dibandingkan manusia saat ini,” sambungnya.

  • Tanda Kehidupan Alien di Bulan Saturnus

Pencarian kehidupan cerdas di luar bumi atau alien hingga kini masih terus dilakukan oleh para ahli. Namun, baru-baru ini para ahli menemukan bukti terbaik kehidupan alien di bulan Saturnus.

Bukti tersebut adalah molekul organik besar yang diledakkan ke luar angkasa dari lubang laut dalam di salah satu bulan Saturnus, Enceladus.

Molekul tersebut mengandung semua persyaratan dasar untuk kehidupan seperti yang sudah kita ketahui.

Sampel molekul ini diambil oleh pesawat ruang angkasa miliki Badan Antariksa AS (NASA), Cassini di permukaan es Enceladus. Pengambilan sampel ini tepat sebelum pesawat tersebut jatuh ke atmosfer Saturnus.

 

Author: adminong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *