Tips Menggunakan Instagram Stories Untuk Bangun “Engagement”

Tips Menggunakan Instagram Stories Untuk Bangun "Engagement"

Tips Menggunakan Instagram Stories Untuk Bangun “Engagement”Instagram semakin gencar mengembangkan konten video. Bemula di linimasa, kini formatnya beranak pinak menjadi Stories, Live, dan yang teranyar IG TV.

Setiap format memerlukan pendekatan yang berbeda-beda agar lebih efektif membangun kedekatan (engagement) dengan para pengikut (followers).

Untu kamu yang bercita cita atau telah menjadi “selebgram”, berprofesi sebagai admin untuk akun brand atau organisasi media. Ada beberapa tips yang bisa diterapkan.

Tips Menggunakan Instagram Stories Untuk Bangun "Engagement"

Hal ini disampaikan Strategic Partner Manager Instagram, APAC, Nicci Meek. Dalam workshop “Facebook Journalism Day” sebagai rangkaian program “RGE Journalism Workshop”.

Baca Juga : 5 Fungsi Mode Do Not Disturb di iPhone

Tips Menggunakan Instagram Stories Untuk Bangun “Engagement”

1. Instagram Stories
Fitur ini memungkinkan kamu membuat video pendek berdurasi 15 detik. Dengan keterbatasan itu, pastikan konten yang disampaikan ringan dan mudah dicerna.

Lantas bagaimana dengan akun media politik atau ekonomi yang bahasanya distereotipkan “berat”? Menurut Nicci Meek, hal ini bisa diakali dengan memanfaatkan tool kreatif pada Stories.

Tips Menggunakan Instagram Stories Untuk Bangun "Engagement"

Misalnya, akun media menampilkan “boomerang” sang jurnalis dengan ekspresi menggelitik. Lalu tambahkan kotak “question” untuk mengajak followers menanyakan hal-hal apa saja yang ingin diketahui atas isu tertentu.

Maksimalkan penggunaan teks, tautan, polling, dan tool lainnya di Stories untuk menarik perhatian.” kata dia.

2. IG Live
Interaksi dengan followers paling terakomodir lewat fitur ini. Sifatnya real-time, dimana kamu dan followers bisa langsung bereaksi.

Baca Juga : Twitter Luncurkan Tombol Untuk Melaporkan Akun Palsu

Bagi organisasi media, Live paling efektif ketika sedang wawancara atau meliput hal-hal yang sifatnya breaking news,” Nicci Meek menjelaskan.

Ia mengatakan format video ini tak perlu diproduksi dengan estetika sedemikian rupa layaknya Instagram Stories. Kemasan bisa lebih apa adanya, tetapi kontennya harus kuat dan sifatnya jarang terjadi.

Tips Menggunakan Instagram Stories Untuk Bangun “Engagement”

3. IGTV
Hadirnya sebagai fitur video paling bungsu, IGTV bisa dibilang sebagai perpanjangan tangan Stories. Durasinya lebih panjang, sehingga kamu bisa menjahit beberapa stok video dan melengkapinya dengan musik yang pas.

Pemanfaatannya pas untuk liputan yang bersifat feature atau timeles. Contohnya kuliner dan tips taruhan bola. Produksinya pun harus lebih rapih, sebab followers diproyeksikan menikmati konten IGTV di waktu senggang.

Video panjang dalam format vertikal punya kekuatan, yakni membuat penonton seakan berada di dalam video. Kedekatannya lebih terasa.” Nicci Meek menuturkan.

Selain dari fitur-fitur video, engagement yang kuat di instagram juga terbentuk melalui konstitensi. Dalam hal ini, admin harus menetapkan jadwal untuk mengunggah konten secara teratur.

Karakteristik yang dibangun (branding) pun harus fokus dan sebaiknya tak berubah-ubah. Terakhir yang terpenting, Nicci Meek menyebut soal kejujuran.

Utamakan konten yang menunjukkan sesuatu yang apa adanya ketimbang harus melulu tampil sempurna,” ia memungkas.

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *