Spesies Baru Dinosaurus Prasejarah Ditemukan, Ukurannya Sebesar Anjing

Spesies Baru Dinosaurus Prasejarah Ditemukan, Ukurannya Sebesar Anjing

Kalengdrum – Weewarrasaurus pobeni adalah dinosaurus pertama yang dinamai di New South Wales (NSW), Australia, dalam hampir satu abad terakhir. Penamaan spesies baru ini menyusul adanya temuan fragmen tulang rahang dalam ember berisi puing opal di dekat wilayah Lightning Ridge.

Spesies Baru Dinosaurus Prasejarah Ditemukan, Ukurannya Sebesar Anjing

Spesies Baru Dinosaurus Prasejarah Ditemukan, Ukurannya Sebesar Anjing

Ahli yang terlibat dalam penelitian ini mengklaim W.Pobeni adalah dinosaurus pemakan tumbuhan berkaki dua seukuran anjing kelpie yang pertama menjelajahi dataran banjir kuno di utaran negara bagian itu, 100 juta tahun lalu.

Nama tersebut diberikan untuk mengenang tambang opal Wee Warra, tempat fosil ditemukan dan pembeli opal yakni Mike Poben. Poben disebut melihat sesuatu yang istimewa pada opalnya, sehingga segera disumbangkan ke badan terakit untuk diteliti.

“Saya langsung tertarik,” kata Poben.

“Saat saya melihatnya, saya langsung berpikir kalau itu gigi atau bagian dari tulang rahang yang belum pernah saya lihat sebelumnya. Saya yakin ini sesuatu yang langka dan juga istimewa,” sambung di antusias.

Poben menemukan fosil itu lima tahun lalu dan membaginya dengan paleontolog Dr Phil Bell dari Universitas New England di Armidale, NSW.

“Saya ingat Mike (Poben) menunjukkan saya spesimen itu dan saya terkejut,” kata Dr Bell.

“Saya harus berusaha keras menahan kegembiraan saya, (opal) itu sangat indah”

Dr Bell dan timnya menghabiskan dua tahun terakhir untuk menyelidiki dan mengindentifikasi rahang berusia 100 juta tahun itu.

“Ada fitur-fitur tertentu tentang gigi-gigi itu yang merupakan penanda jelas dari sekelompok dinosaurus yang kami sebut ornithopoda dan ini semua adalah hewan yang berukuran relatif kecil, seukuran anjing, berkaki dua yang memakan tumbuhan,”

Lightning Ridge merupakan satu-satunya tempat di dunia dimana tulang dinosaurus secara rutin berubah menjadi opal.

Universitas New England kini mencari tambang yang diketahui menghasilkan fosil.

“Sayangnya, sisa-sisa fosil yang kami lihat hampir selalu merupakan bagian dari penambangan. Namun di sisi lain, kami tidak akan pernah melihat fragmen-fragmen itu jika bukan untuk penambangan.” kata Dr Bell.

Rahang Weewarrasaurus pobeni kini menjadi bagian dari koleksi Pusat Opal Australia, kumpulan fosil serupa batu opal paling beragam di dunia.

Minat Poben terhadap fosik tetap kuat dan ia terus mengumpulkan dan memeriksa fragmen opal.

Ia berencana untuk menyumbangkan koleksinya ke Opal Centre.

“Saya pikir mereka harus tetap berada di Australia dan mereka perlu dipajang di Lightning Ridge. Di situlah asal mereka,” katanya.

 

Author: adminong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *