Pria Ini Didenda 52 Juta Gara-Gar Sebar Password WiFi Hotel Di Singapura

Pria Ini Didenda 52 Juta Gara-Gar Sebar Password WiFi Hotel Di Singapura

Pria Ini Didenda 52 Juta Gara-Gar Sebar Password WiFi Hotel Di Singapura – Penegak hukun Singapura mendenda seorang pekerja TI China sebesar 5.000 Dollar Singapura atau sekitar 52 jutaan. Pasalnya, peneliti yang bernama Zheng Dutao tersebut meretas sistem WiFi di Fragrance Hotel, Singapura.

Bukan cuma itu, pria berusia 23 tahun tersebut juga mempublikasikan passwoed WiFi Fragrance Hotel ke internet, beserta cara melakukannya. Kejadian ini berlangsung pada akhir Agustus lalu ketika Zheng Dutao mengunjungi Singapura untuk menhadiri acara “Hack In The Box”.

Acaranya sendiri berlangsung di hotel tersebut. Dutao yang seorang karyawan TI di perusahaan internet China, Tencent, mengikuti konferensi keamanan di hotel itu. Ia lantas meretas sistem WiFi hotel yang dijalankan melalui perangkat AntLabs IG3100.

Koneksi WiFi di hotel itu memang hanya diperuntukan bagi para pegwai dan pengunjung yang menginap. Dutao yak menginap di hotel tersebut, melainkan hanya menyambangi hotel tempat dilangsungkannya konferensi, sebagai peserta.

Pada saat bersamaan, ia menemukan perangkat untuk sistem internet yang dipakai hotel menggunakan password default Telnet. Dari situ, ia memasukan beragam pengkodean dan mengeksploitasi aksesnya, untuk menemukan password dari database MySQL yang berisi informasi jaringan WiFi internal hotel.

Baca juga: Peneliti Temukan Bukti Kehadiran Laut di Planet Mars

Bukannya melaporkan celah ini ke pegawai hotel, Dutao malah mengumbar apa yang ia temukan di internet beserta data-data lengkap, seperti password WiFi, sebagaimana dilaporkan ZDNet dan dihimpun KalengDrum.

Cyber Security Agency of Singapore (CSA) menemukan blog Zheng Dutao beberapa hari kemudian, lantas melaporkannya ke hotel bersangkutan. Zheng Dutao pun disuruh membayar denda puluhan juta rupiah.

Untungnya Zheng Dutao mampu berkoordinasi dengan baik dan membayar dengan tersebut. Saat ini ia telah kembali ke negara asalnya dengan status bebas.

Dalam proses hukumnya, hal yang meringankan Zheng Dutao adalah fakta bahwa ia tidak punya niat kriminal. Peretasan dilakukan sebagai hobi belaka. Jika ada intensitas kriminal, hukumannya bisa ditambah dnegan penjara hingga 10 tahun. Jadi buat anda yang memiliki hobi yang sama dengan pria ini, gunakan dengan sebijak mungkin.

Author: drum

Mimpimu tidak mempunyai tanggal kadaluarsa. Ambil nafas dalam dalam dan coba lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *