Penjelasan Ilmuwan Tentang Manusia Bisa Hidup Seribu Tahun Karena AI

Penjelasan Ilmuwan Tentang Manusia Bisa Hidup Seribu Tahun Karena AI

Penjelasan Ilmuwan Tentang Manusia Bisa Hidup Seribu Tahun Karena AISemoga tidak berlaku bagi jomblo, bisa lama sekali jadinya.

Kita mengetahui bahwa manusia rata-rata paling lama hidup selama 100 tahun. Namun setelah melakukan penelitian dengan AI, ilmuwan memprediksi di masa depan manusia bisa hidup seribu tahun.

Prediksi itu datang karena AI diharapkan dapat meninkatkan umur manusia sepuluh kali lipat dari angka maksimal rata-rata tertinggi umur manusia.

Jika manusia mampu hidup selama 100 tahun (paling lama). Maka AI bisa memanjangkannya bahkan mencapai 1.000 tahun.

Baca Juga : Manusia Harus Siap Agar Tak Digantikan Robot di Masa Depan

AI (Artificial Intelligence) adalah semacam kecerdasan buatan yang diprogram dengan algoritma tertentu sehingga menyamai atau bahkan melebih cara berpikir manusia.

Penjelasan Ilmuwan Tentang Manusia Bisa Hidup Seribu Tahun Karena AI

Konferensi Human Artificial Intellingence yang diselenggarakan oleh Goodai di Praha, Republik Ceko menghasilkan pernyataan-pernyataan yang luar biasa.

Penjelasan Ilmuwan Tentang Manusia Bisa Hidup Seribu Tahun Karena AI

Ben Goertzel, pendiri dan CEO perusahaan kecerdasan buatan yang bernama SingularityNet melihat pergeseran AI dalam skala besar di masa depan.

Dia berbicara bahwa pada tahun mendatang. Mesin super AI dapat memprediksi bagaimana obat yang berbeda akan berinteraksi dengan tubuh.

Dikuti dari kalengdrum, Goertzel tak menampik bahwa pernyataan peneliti yang bernama Aubrey de Gray bisa menjadi benar di masa depan.

Aubrey de Gray mengatakan dalam konferensi bahwa orang pertama di dunia yang berusia seribu tahun sudah hidup.

Ia juga mengatakan bahwa ilmuwan perlu memecahkan 7 jenis kerusakan penuaan. Itu akan memungkinkan manusia menerima perawatan dari mesi AI sehingga memperpanjang umur mereka.

“Ini bahkan tidak terlalu visioner dalam pandangan saya. Teori umur panjang seperti Aubrey bilang cukup aneh namun saya percaya, karena saya pikir kita bisa dengan mudah melakukannya dalam 10 atau 20 tahun lagi,” kata Goertzel.

Ia juga menjelaskan bahwa obat rapamycin yang ditemukan berhasil memperpanjang umur tikus laboratorium sebesar 30%. Namun sayangnya tikus mengalami efek samping disfungsi sistem kekebalan tubuh.

Penjelasan Ilmuwan Tentang Manusia Bisa Hidup Seribu Tahun Karena AI

Namun mesin AI yang dikembangkan dipercaya dapat memberikan kunci rekomendasi dan merancang eksperimennya sendiri.

Mesin AI sedang dikembangkan lebih lanjut sehingga obat yang ada dapat dimaksimalkan formulanya dan membuat tikus berumur lebih panjang lagi.

Sekarang AI (Artificial Intelligence) dapat membuat rekomendasi kepada dokter tentang bagaimanan memodulasi tetesan obat yang masuk ke manusia berdasarkan pada scan data yang dilakukannya.

Penjelasan ilmuwan tentang manusia bisa hidup seribu tahun karena AI sang berlawanan dengan pernyataan  Elon Musk yang menyatakan AI akan membuat manusia musnah.

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *