Peneliti Temukan Bukti Kehadiran Laut di Planet Mars

Penliti Temukan Bukti Kehadiran Laut di Planet Mars

Peneliti Temukan Bukti Kehadiran Laut di Planet MarsPeneliti baru-baru ini menemukan bukti yang menunjukkan Mars pernah memiliki laut. Mars di masa lalu memiliki laut dan siklus air yang mirip dengan Bumi.

Endapan sedimen di mulut Hypanis Valles, sistem sungai Mars Kuno ditemukan sisa-sisa delta. Dilansir kalengdrum fitur geologis ini yang akan terbentuk dimana air bertemu dengan laut Mars.

Delta sungai terbentuk ketika sebuah sungai bertemu dengan air yang bergerak lebih lambat atau diam dan melambat.

Setipa sedimen kecil yang mengalir di sungai mengendap di tanah dan membentuk fitur geologis dari waktu ke waktu. Delta ini berada di bagian utara-selatan planet yang memisahkan dataran tinggi selatan dari dataran rendah utara.

Peneliti Temukan Bukti Kehadiran Laut di Planet Mars

Peneliti Planetary Surface Group Joel Davis mengatakan laut di Mars artinya kemungkinan Mars memiliki siklus air yang sangat mirip dengan Bumi. Dimana Bumi yang memiliki sungai, danau, dan samudra. Peneliti temukan bukti kehadiran laut di Planet Mars.

” Kami pikir siklus hidrologi mirip Bumi ini aktif di Mars sekitar 3,7 miliar tahun lalu. Dan mulai tertutup beberapa saat setelah itu. Penelitian kami tidak mendefinisikan bukti keberadaan samudra, taoi fitur geologis ini sangat sulit menjelaskan keberadaannya tanpa adanya samudra,” kata Joel.

Pertanyaannya adalah apakah air ini berupa laut besar atau samudra pernah ada di dataran rendah utara. Pertanyaan ini menjadi salah satu pertanyaan yang sulit dijawab dalam studi evolusi geologi planet merah.

Baca Juga : Teleskop NASA Temukan Dua Planet Baru di Luar Angkasa

Penelitian yang diterbitkan dalam Earth and Planetary Science Letters, menunjukan bahwa air yang luas pernah menutupi sepertiga bagian utara planet ini.

Peneliti Temukan Bukti Kehadiran Laut di Planet Mars

Ilmuwan saat ini sedang mempelajari area ini karena daerah ini akan diusulkan sebagai tempat pendaratan misi wahana ExoMars pada 2020 mendatang. Misi wahana ini mencakup pencarian tanda-tanda kehidupan, termasuk tanda-tanda air.

Sejauh ini, ilmuwan belum dapat mengidentifikasikan dengan jelas bukti tentang keberadaan air yang luas. Bukti ini seperti endapan samudra atau garis pantai yang jelas.

Ketiadaan bukti ini membuat para ilmuwan harus mencari bukti alternatif. Salah satunya adalah keberadaan delta seperti dalam penilitian ini.

Sebelumnya, delta sungai pernah ditemukan di Mars tapi hanya di kawah dimana air hanya mengalir ke danau. Penelitian ini adalah pertama kalinya para peneliti mampu mengatakan dengan pasti bahwa delta mengindikasikan genangan air yang cukup besar untuk menjadi lautan. Delta di Hypanis adalah delta terbesar yang diidentifikasikan di Mars sejauh ini.

Sekitar 3,6 miliar tahun lalu, sistem air di Mars mengering dan lenyap kemungkinan karena perubahan dalam iklim di masa purba. Sekarang suhu permukaan bumi di planet ini berati tidak ada cairan di Mars, meskipun baru-baru ini ditemukan danau bawah.

Penulis utama penelitian ini, Peter Fawdon dari Open University mengatakan penelitian ini secara signifikan berkontribusi pada pemahaman manusia tentang iklim awal di Mars.

“Kami ingin mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang berapa banyak delta fluvial yang ada di Mars sehingga kita dapat menentukan posisi dan ukuran samudra purba,” ujar Peter.

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *