Jangan Pernah Keluar Tiba-Tiba Dari Game Ini, Ada Sanksi Beratnya

Jangan Pernah Keluar Tiba-Tiba Dari Game Ini, Ada Sanksi Beratnya

Jangan Pernah Keluar Tiba-Tiba Dari Game Ini, Ada Sanksi Beratnya – Kalian bermain sebuah game kompetitif. Ketika kalian akan (dan tampak) menang, tiba-tiba lawan kalian dari game, entah itu melalui hard reset ataupun koneksi, keluar dari permainan dan pada akhitnya kalian tidak jadi menang.

Selamat, kalian sudah menemukan seorang rage quitter dan merasakan secara langsung bagaimana menyebalkannya hal tersebut. Hal seperti ini kerap muncul dalam game kompetitif berbasis online. Sang lawan tiba-tiba menghilang lantaran tidak mau mengakui kekalahannya.

Kasusu ini cukup meresahkan, mengingat hal tersebut berhubungan dengan kenyamanan para pemain. Oleh karena itu, para developer pun mengembangkan game untuk dapat memberikan hukuman kepada para rage quitter. Berikut adalah beberapa game yang memberikan hukuman yang unik.

1. Super Smash Bros For Wii II

Ini adalah salah satu game favorit orang-orang yang suka berkompetisi. Mereka yang rage quit artinya memberikan penghinaan kepada lawan dan game itu sendiri. Oleh karena itu Super Smash Bros memberikan hukuman tidak bisa bermain selama 10 menit secara online kalau offline tidak.

Sepuluh menit itu merupakan waktu game di mana kamu tidak bisa mematikan Wii U ataupun menggantinya dengan game lain. Itu artinya kamu harus benar-benar menunggu pada game itu. Sayangnya, hukuman ini juga berlaku bagi mereka yang secara tidak segaja terputus.

2. Mortal Kombat X

Mereka yang bermain fighting game pasti memperhatikan win ratio. Setiap kekalahan akan mengurangi win ratio atau win streak mereka. Menjadikan hal tersebut menjadi alasan utama melakukan rage quit. Memahami hal tersebut, Mortal Kombat memberikan hukuman dengan kekhasan mereka, yaitu fatality.

Baca juga: 5 Rekomendasi Game PS4 Bulan Juni 2019, Buat Harimu Semakin Seru

Namun bukan fatality yang mereka dapatkan, melainkan quitality yang menyebabkan kepala karakter mereka meledak. Selain itu, kemenangan diberikan kepada lawan, yang berarti rage quit-mu tidak berguna lagi. Karena sangking banyaknya kasus rage quit makan Mortal Kombat langsung melakukan hal ini.

3. Street Fighter V

SFV memiliki banyak kendala terkait para rage quitter semenjak pertama kali dirilis. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Capcom memberikan hukuman dengan cara memblokir akses online matchmaking (sekitar 24 jam untuk beberapa pelanggaran), 1.000 league points berkurang, serta diberikan simbul khusus bukti mereka rage quitter.

4. For Honor

Hukuman bagi para rage quit baru diimplementasikan baru-baru ini. Hukumannya adalah pelangaran untuk melakukan matchmaking selama 10 menit. Namun sebelum diberikan hukuman, diberikan peringatan terlebih dahulu. Jadi tidak langsung diberikan hukuman, peringatan dulu.

Baca juga: 7 Game MOBA Terbaik Yang Tak Kalah Seru Dari Mobile Legends

Mereka yang melanggarnya lah yang mendapatkan hukuman. Yang lebih hebat lagi, jika yang keluar merupakan pemimpin kelompok, maka satu tim akan mendapatkan hukuman itu. Santai saja bagi mereka yang memiliki koneksi buruk, karena terdapat toleransi 30 detik untuk tersambung kembali.

5. Animal Crossing

Untuk sebuah game offline, hukukan rage quit rasanya tergolong aneh, tetapi memang begitulah Animal Crossing. Berbeda dengan game lain, rage quit lebih mengarah kepada situasi kamu kehilangan sesuatu yang berharga, lalu melakukan hard reset sebelum auto-save karena hal-hal yang hilang tersebut bisa kembali lagi.

Jadi, ketimbang adanya pemblokiran, Mr. Resetti akan memarahimu di depan pintu rumah Animal Crossing dalam waktu yang lama. Lakukan kasus ini beberapa kali lagi, maka dia akan lebih marah lagi. Bagaimana lucu bukan padahal game ini hanya game offline tapi masih ada pinalti yang didapatkan bila melakukan rage quit.

Author: drum

Mimpimu tidak mempunyai tanggal kadaluarsa. Ambil nafas dalam dalam dan coba lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *