Ini Fakta Benar Soal Panaskan Mesin Mobil Transmisi Matik

Ini Fakta Benar Soal Panaskan Mesin Mobil Transmisi Matik

Ini Fakta Benar Soal Panaskan Mesin Mobil Transmisi Matik – Transmisi otomatis mengalami peningkatan permintaan belakangan ini. Kemudahan berkendara menjadi idaman pemilik kendaraan terutama di perkotaan.

Terkait transmisi otomatis ini berbagai informasi berkembang di masyarakat. Belakangan yang tersebar di media sosial adalah mengenai memanaskan mobil dengan tuas di posisi P.

Dalam informasi tersebut dikatakan memanaskan mobil di posisi P akan membuat pompa oli tidak bekerja dan tidak melumasi komponen yang ada yang akhirnya membuat transmisi aus dan umurnya lebih pendek. Informasi tersebut juga menyebutkan baiknya memanaskan mobil dalam posisi tuas di N.

Baca juga: Trik Sederhana Merawat Harley Davidson Tua Supaya “Panjang Umur”

Menanggapi informasi ini, Head Product Improvement Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) Bambang Supriyadi mengungkapkan informasi tersebut tidak benar dan mengarah pada kekeliruan.

“Tidak benar informasi tersebut. Antara posisi P dan N, oli transmisi tetap bekerja,” ucap Bambang yang dihubungi beberapa waktu yang lalu.

Bambang menjelaskan, pada saat posisi P, lock output shaft terkunci secara manual. Saat tuas digerakkan ke posisi N, kunci terlepas dari shaft.

Baca juga: Teknologi Sepeda Motor Yang Akan Banyak Digunakan di 2019

Dalam proses kerja mobil bertransmisi otomatis, pompa oli transmisi akan langsung bekerja selaras dengan putaran mesin. Begitu mesin menyala, pompa oli bekerja, tekanan oli langsung bergerak melumasi kampas.

“Jadi tidak ada pengaruhnya ma di P dan N. Lagipula sekarang memanaskan mbil itu tidak perlu lama-lama, teknologi material dan oli sudah lebih canggih. Begitu mesin menyala, mau langsung dipakai juga tidak maslah,” ucap Bambang.

Terkait posisi tuas yang tepat, Bambang menyarankan tetap di P. Alasannya untuk keamanan agar mobil tidak bergerak. Lebih baik mencegah daripada mengobati.

Author: drum

Mimpimu tidak mempunyai tanggal kadaluarsa. Ambil nafas dalam dalam dan coba lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *