Google: Sejak 2017 Tren Traveling Meningkat Hingga 30 Persen

Google: Sejak 2017 Tren Traveling Meningkat Hingga 30 Persen

Google: Sejak 2017 Tren Traveling Meningkat Hingga 30 Persen – Google Indonesia baru saja merilis tentang laporan tren industri perjalanan atau travel di Tanah Air. Didalam laporan tersebut, mengungkapkan bahwa bagaimana penduduk Indonesia membeli produk traveling.

Baru saja diketahui, bahwa industri ini ternyata sangat penting untuk ekonomi di Indonesia dengan target pendapatan sebesar USD 25 milliar pada tahun 2025.

Zulfi Rahardian, selaku Manager Google Indonesia mengatakan bahwa riset Google mengungkapkan tren pencarian tentang traveling meningkat hingga 30% sejak 2017. “Karena rata-rata penduduk Indonesia mengandalkan pencarian situs saat ingin mencari atau melakukan sesuatu” ucapnya di kantor Google Indonesia.

Lebih lanjut, Zulfi mengatakan bahwa setidaknya ada 4 temuan perilaku konsumen Indonesia yang secara khusus berhubungan langsung dengan traveling.

Pertama, konsumen di Indoneis setidaknya membutuhkan waktu sekitar 13 hari untuk memilih hotel dan kamar. Untuk memastikan kebutuhan, masyarakat sering sekali mencari berbagai informasi tersebut melalui video atau mesin pencari Google.

“Bagaimana caranya? Penelurusan dan video merupakan pilihan yang paling efektif, 96% konsumen di Indonesia yang mencari akomodasi melalui video,” ujar Zulfi

Penemuan kedua, masyarakat menentukan pilihannya di saat menit-menit terakhir sebelum melakukan perjalanan. Hal ini dikarenakan setelah mendapatkan persetujuan dari anggota yang akan berangkat dan budget yang telah disiapkan.

“Banyak sekali keputusan pembelian yang dilakukan pada menit-menit akhir, 24% pemesanan hotel dilakukan pada menit terakhir (kurang dari  hari) dan selama puncak musim liburan, angka ini naik menjadi 32%” ujarnya.

GOOGLE: SEJAK 2017 TREN TRAVELING MENINGKAT HINGGA 30 PERSEN

Google: Sejak 2017 Tren Traveling Meningkat Hingga 30 Persen

  • Kota Indonesia Traveling Terpopuler, Malang

Selanjutnya penemuan ketiga adalah khusus didalam negeri. Ternyata, kota Malang ini memiliki pesona yang cukup menarik perhatian para wisatawan untuk berkunjung.

“Berbicara tentang traveling di Indonesia, fokusnya tidak hanya di Jakarta. Penelusuran terkait perjalanan di kota-kota sekunder lebih cepat daripada kota-kota besar lainnya”

“Penelusuran tujuan domestik teratas adalah tentang tempat-tempat di pulau Jawa, dengan pertumbuhan paling pesat untuk Malang” ucapnya.

Penemuan terakhir Google adalah kunjungan terbesar untuk luar negeri ternyata tidak berada di kawasan Asia Tenggara, melainkan di Tokyo. “Anda mungkin akan mengira tujuan luar negeri yang paling banyak ditelusuri berada di Asia Tenggara apabila demikian, Anda salah. Tujuan luar negeri yang paling banyak dicari berada di luar Asia Tenggara, dengan pertumbuhan paling banyak untuk Tokyo”

 

Baca Artikel Lainnya: 4 Hal yang Membuat Indonesia Mengalami hari Tanpa Bayangan

Author: adminong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *