Cegah Motor Rusak Berat Saat Terendam Banjir

Cegah Motor Rusak Berat Saat Terendam Banjir

Cegah Motor Rusak Berat Saat Terendam Banjir – Musim penghujan hampir tiba. Salah satu ancaman yang mungkin terjadi pada kendaraan adalah terendam banjir saat diparkir. Guna mencegah kerusakan fatal yang bisa menimbulkan kerugian besar, motor yang baru saja terendam banjir harus ditangani dengan cara tepat.

Hal itulah yang dilakukan seorang anggota komunitas Vespa, Wildan Faqih beserta beberapa temannya di Yogyakarta. Setelah hujan deras mengguyur Yogyakarta selama beberapa jam pada beberapa hari yang lalu, garasi rumah tempat Wildan dan teman-temannya memarkirkan motor tiba-tiba terendam air.

Ketinggian permukaan air diperkirakan melebihi 30 centimeter. Sehingga merendam sebagian bodi Vespa, termasuk blok mesin.

Saat mengetahui motor-motor di garasi terendam, Wildan dan teman-temannya langsung memindahkannya ke tempat aman. Mereka tidak gegabah langsung terburu-buru mencoba menghidupkan motor. Tapi langsung melepas lebih dulu baut oli mesin untuk mengeluarkan air yang masuk.

“Vespanya juga dimiringkan supaya air keluar dari knalpot. Lalu kita pergi ke bengkel terdekat. Nyari kompresor buat meniup air yang masuk ke dalam mesin,” kata Wildan kepada KalengDrum, di waktu yang sama.

Baca juga: 10 Langkah Sigap Hadapi Hujan dan Banjir Dalam Berkendara

Setelah memastikan mesin bersih dari air dan oli yang lama, barulah mesin diisi kembali dengan oli yang baru. Jika langkah-langkah tersebut dilakukan dengan benar, motor dijamin akan dapat berfungsi kembali tanpa perlu ada perbaikan yang memakan banyak biaya.

“Sama sekali tidak ada pergantian spare part. Jadi benar-benar hanya ganti oli mesin,” ujar anggota klub Vespa Small Frame Bandung ini.

Cara yang dilakukan Wildan dan teman-temannya ini merupakan cara yang sudah sesuai dengan saran para mekanik. Kepala Bengkel AHASS Murni Pura Mas Depok Memet Saputra mengatakan, kerusakan paling minim untuk motor yang terendam banjir adalah bercampurnya oli dengan air yang masuk ke bak mesin.

Oli yang sudah bercampur air biasanya ditandai dengan berubahnya warna oli menjadi putih susu. Dalam kondisi ini, motor hanya perlu dikuras oli dan dilakukan proses ganti ulang oli baru sebanyak tiga kali.

“Kalau warna olinya sudah normal kembali, artinya air di bak mesin sudah benar-benar terkuras,” kata Memet saat ditemui KalengDrum beberapa waktu lalu.

Baca juga: Langkah Penggantian Oli Mesin Motor Yang Terendam Air

Perbaikan mesin motor paling ringan dari dampak banjir ini biayanya tidak jauh berbeda dengan servis ringan. Hanya ditambah dengan biaya untuk oli baru. Jika menggunakan oli resmi, kisaran untuk biaya perbaikan yang sudah termasuk jasa mekanik paling mahal di sekitar Rp 300.000.

Menurut Memet, suara mesin motor biasanya akan halus kembali setelah dikuras oli sebanyak tiga kali. Bila masih kasar, maka tingkat kerusakannya sudah bukan lagi sekedar bercampurnya oli dengan air. Tapi ada komponen lain yang rusak.

Dalam kondisi ini, maka mekanik akan melakukan overhaul, yakni membongkar komponen-komponen kendaraan untuk diperiksa dengan sangat teliti, apa yang menjadi penyebab kerusakannya. Pada kerusakan di tahap lanjutan ini, komponen apa saja yang rusak tidak bisa dipastikan. Sebab harus diperiksa secara menyeluruh.

Bila ditambah dengan ongkos pengerjaan, Memet menyebut biaya paling minim untuk perbaikan motor yang rusak pada tahap lanjutan biasanya ada di kisaran Rp 1,3 juta.

Author: drum

Mimpimu tidak mempunyai tanggal kadaluarsa. Ambil nafas dalam dalam dan coba lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *