6 Prediksi Masa Depan Dark Net di 2020 dan Seterusnya!

6 Prediksi Masa Depan Dark Net di 2020 dan Seterusnya!

6 Prediksi Masa Depan Dark Net di 2020 dan Seterusnya! Mungkin beberapa dari kalian sudah mengetahui apa itu Dark Internet. Atau yang lebih sering disebut dengan DarkNet. Benar DarkNet adalah bagian dari semesta internet yang sengaja tidak bisa diakses secara umum.

So, kalian tidak akan bisa mengaksesnya secara biasa seperti mengakses Google atau Yahoo. Akan tetapi membutuhkan sebuah peramban khusus yang disebut dengan TOR (The Onion Router) browser.

TOR sendiri memungkinkan kalian berselancar di DarkNet dengan balutan identitas anonymous atau anonim, alias tidak bisa dikenali. Dan tidak ada yang bisa melacak keberadaan kalian, karena TOR mampu menyembunyikan IP Adress pengguna.

Sayangnya pengguna DarkNet sering digunakan untuk berbagai hal yang melanggar hukum. Seperti penjualan barang ilegal, perdagangan manusia dan narkobe, sampai digunakan untuk mengkritik jajaran kepala nagara.

Lalu bagaimana masa depan DarkNet di masa yang akan datang? Akankalh lebih jahat seiring dengan berkembangnya teknologi? Berikut prediksinya.

1. DarkNet akan semakin gelap

6 Prediksi Masa Depan Dark Net di 2020 dan Seterusnya!

Karena kondisi DarkNet terkesan “tidak ramah” maka operator situs DarkNet selalu berinovasi. Selalu memikirkan bagaimana mendapatkan cara yang lebih cerdas, lebih terdesentralisasi.

Baca Juga : Internet Kencang 30 Mbps Palapa Ring Siap Diuji Di Indonesia Tengah

Serta terus menerus berusaha untuk menemukan cara baru untuk menjadi lebih anonim dan menghindari deteksi oleh lembaga penegak hukum.

6 Prediksi Masa Depan Dark Net di 2020 dan Seterusnya!

2. Kegagalan yang akan melahirkan banyak “protector”

6 Prediksi Masa Depan Dark Net di 2020 dan Seterusnya!

Dalam banyak cara yang sama cyber crime protector terus menerus memaksa perusahaan teknologi untuk meningkatkan keamanan mereka. Setiap cacat yang terjadi pada DarkNet yang disebabkan oleh pihak yang berambisi membongkar kriminal dari anonimitas.

Maka akan menyebabkan ribuan “pelindung” berdatangan untuk menyelamatkan dan memperbaiki kebocoran identitas anonymous. Jadi bisa dibilang ini adalah “perang” antar para hacker.

3. Cryptocurrencies lain akan bersaing dengan Bitcoin sebagai sistem pembayaran anonim pilihan

6 Prediksi Masa Depan Dark Net di 2020 dan Seterusnya!

Sejauh ini penggunaan mata uang digital yang lebih banyak diandalkan untuk bertransaksi di berbagai situs di DarkNet adalah Bitcoin.

“Ada masalah dengan Bitcoin, karena setiap transaksi Bitcoin sebenarnya direkam secara terbuka dalam buku besar umum. Jadi jika kamu pintar, kamu bisa mencoba mencari tahu siapa di belakang mereka. Ratusan orang yang mengirim Bitcoin mereka ke suatu alamat, kemudian dijadikan satu dengan yang lain lalu dicampur aduk, dan kemudian jumlah yang tepat dikirim ke penerima yang tepat. Tapi Bitcoin berbeda, mereka seperti menciptakan sistem mikro-pencucian uang.” Menurut Jamie Bartlett.

Setelah Bitcoin ada 10 cryptocurrencies yang bakal menjadi alternatif sistem pembayaran anonim pilihan. Yakni Ripple. Litecoin, Ethereum, Dash, Dogecoin, Banxshares, Stellar, BitShares, Bytecoin dan Nxt.

6 Prediksi Masa Depan Dark Net di 2020 dan Seterusnya!

4. Pasar DarkNet akan tumbuh secara eksponensial untuk memenuhi permintaan pelanggan

6 Prediksi Masa Depan Dark Net di 2020 dan Seterusnya!

Seperti grafik diatas menunjukkan banyaknya permintaan konsumen akan barang yang dipasarkan lewat DarkNet. Dan grafik tersebut lama kelamaan akan tumbuh secara eksponensial sesuai permintaan pelanggan dari tahun ke tahun.

Ketika pejabat pemerintah AS menutup Silk Road, FBI menyita 144 ribu Bitcoin, senilai sekitar US$28,5 juta (atau sekitar Rp.416 Milyar). Salah satu situs ini saja melakukan lebih dari US$200 juta (atau sekitar Rp.8,7 trilyun) per tahun dalam transaksinya. Ini adalah jumlah yang sangat fantastis jika kit kurskan ke Rupiah.

Baca Juga : “Bug” Lagi & Lagi, 6,8 Juta Foto Pengguna Facebook Bisa Diintip Aplikasi

Perusahaan keamanan internet, Trend Micro, meramalkan munculnya pasar baru yang benar-benar terdesentralisasi yang mana mengandalkan teknologi blockchain Bitcoin. Mereka memprediksikan teknologi ini akan digunakan untuk menerapkan pasar Full-blown tanpa titik kegagalan, menjamin transaksi yang aman dan terpercaya.

5. Jasa pengiriman swasta akan muncul untuk memastikan pengiriman bisa sampai dengan aman dan anonim

6 Prediksi Masa Depan Dark Net di 2020 dan Seterusnya!

Seiring dengan banyaknya transaksi jual beli di DarkNet Market atau yang lebih sering disebut “pasar gelap”. Maka juga memungkinkan bahwa akan muncul jasa pengiriman swasta yang tidak bisa dilacak secara digital oleh pihak berwajib. Dan memudahkan dalam pengiriman door to door secara aman dan rahasia. Wah, bahaya juga ya.

6 Prediksi Masa Depan Dark Net di 2020 dan Seterusnya!

6. DarkNet akan menciptakan sistem peradilan sendiri

6 Prediksi Masa Depan Dark Net di 2020 dan Seterusnya!

Ketika ada permasalahan atau konflik didalam situs maya DarkNet. Maka kita tidak akan mungkin bisa menggunakan polisi, pengadilan, hakim ataupun pengacara sebagai “fixer” untuk sebuah masalah. Karena hal tersebut hanya akan memberikan peluang terbongkarnya anonimitas.

Untuk alasan ini, sejumlah DarkNet “fixer” akan bermunculan untuk mengatasi kegagalan dan konflik dengan cara yang bisa digambarkan sebagai Pengadilan DarkNet.

Sementara pengadilan DarkNet sendiri mungkin bukan “sistem pendekatan” untuk menyelesaikan konflik, akan tetapi bisa lebih berkembang menjadi sistem yang lebih prosedural yang mana memungkinkan setiap orang boleh masuk atau ikut campur ke dalam permasalahan tersebut. Waduh kok gini banget ya?

6 Prediksi Masa Depan Dark Net di 2020 dan Seterusnya!

Nah, itulah 6 prediksi masa depan yang akan terjadi pada DarkNet di masa yang akan datang. Ya memang benar, selalu ada downside ke setiap teknologi baru.

DarkNet yang sama juga digunakan oleh whisleblower, pembangkang politik, penganut kebebasan berbicara dan berdemokrasi. DarkNet juga digunakan oleh para aktivis politik untuk memetakan cara bagaimana menggunakan DarkNet dan Bitcoin untuk menggulingkan pemerintahan yang korupsi.

Akan tetapi DarkNet juga bisa digunakan untuk kegiatan keji seperti vandalism, hal menyimpang serupa, dan pengedaran narkoba oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Kesimpulan yang didapat dari penggunaan DarkNet, apakah lebih banyak keburukannya daripada yang baik? Kalian bisa menyimpulkan sendiri seiring berjalannya waktu.

Author: admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *