6 Kesalahan Yang Kerap Dilakukan Bikers Saat Hujan

6 Kesalahan Yang Kerap Dilakukan Bikers Saat Hujan

6 Kesalahan Yang Kerap Dilakukan Bikers Saat Hujan – Musim hujan sudah tiba, bahkan dengan intensitas tinggi disertai angin. Bagi sebagaian masyarakat di kota besar, hujan akan sedikit mengganggu aktivitas, khususnya buat para pengguna sepeda motor.

Masih banyak para pengguna motor yang cuek dengan keamanan dan kenyamanan berkendara, saat musim hujan. KalengDrum akan merangkum beberapa kesalahan yang kerap dilakukan para bikers di kala hujan.

1. Jas hujan ponco

Jas hujan jenis ini bukan didesain buat berkendara sepeda motor, melainkan untuk pejalan kaki. Modelnya yang tidak tertutup semua dan rentan akan terpaan angin, membuat ponco beresiko kecelakaan saat dipakai pengendara sepeda motor.

Sudah banyak pengendara yang terjatuh akibat jas hujan ponconya tersangkut di gir atau kendaraan lain.

Baca juga: Cegah Motor Rusak Berat Saat Terendam Banjir

“Jas hujan yang ideal sebaiknya tidak menghambat gerak tangan, kaki, kepala, hingga seluruh tubuh ketika bersepeda motor. Model yang menjadi pilihan tentu saja jas hujan yang terdiri atas bagian celana dan bagian jaket, bukan ponco,” kata Edo Rusyanto, penggiat safety riding, kepada KalengDrum beberapa waktu lalu.

2. Kecepatan berkendara

Saat hujan mulai turun atau masih dalam kategori gerimis, masih banyak para pengendara motor yang malah menambah kecepatan kendaraannya. Alasanya, berpacu dengan hujan agar lebih cepat sampai di tempat tujuan.

Kebiasaan ini juga beresiko kecelakaan, mengingat kecepatan motor yang di tambah. Terlebih saat mulai hujan, aspal yang banyak pasir dan sedikit basah karena air hujan, akan membuat jalanan lebih licin.

3. Berteduh

Naik motor berarti sudah siap kena panas matahari dan air hujan. Ini resiko lumrah saat berkendara sepeda motor, untuk itu kita harus menyiapkan segala sesuatunya agar tetap aman dan nyaman di jalan.

6 Kesalahan Yang Kerap Dilakukan Bikers Saat Hujan

Namun, banyak bikers yang lupa atau malas membawa jas hujan. Mereka lebih memilih berteduh untuk menunggu hujan redah. Masalahnya, lokasi tempat berteduh ini yang kerap mengganggu pengendara lain.

Berteduh memang tidak dilarang, tapi juga harus tetap patuh aturan seperti memperharikan rambu-rambu lalu-lintas dan tidak memakan badan jalan. Hindari tempat berteduh yang bisa menimbulkan kemacetan lalu-lintas, seperti underpass, kolong flyover atau halte bus.

4. Sepatu

Banyak bikers yang lebih sayang sepatu dari pada kakinya. Saat hujan, mereka lebih memilih menggunakan sandal dan menyimpan sepatunya. Bahkan yang lebih ekstrem, sepatu disimpan di bagasi motor, dan mereka nyeker atau tanpa alas kaki.

Sepatu adalah piranti wajib saat naik motor, untuk menghindari resiko cedera parah apabila terjadi kecelakaan.

Baca juga: 10 Langkah Sigap Hadapi Hujan dan Banjir Dalam Berkendara

Saat ini sudah banyak dijual sepatu yang tahan air tapi tetap modis dipakai. Selain itu juga ada pelindung sepatu yang tahan air, tapi tetap aman digunakan saat hujan.

5. Cover tas

Bagi bikers yang kerap membawa tas apalagi model backpack (gemblok), yang tidak muat dimasukkan ke bagasi motor, saat hujan bisa memberikan masalah tersendiri.

Banyak biker yang mengakalinya dengan memasukkan di dalan jas hujan, tapi malah menghambat gerak badan, dan ini bakal bermasalah saat motor butuh bermanuver. Solusi paling benar adalah selalu memasang cover tas yang anti air sebelum berkendara. Tas tetap bisa dipakai dengan benar meskipun hujan, tanpa khawatir barang bawaan basah terkena air.

6. Helm

Pernah mengalami helm berembun saat hujan, ini diakibatkan oleh hembusan nafas dan perbedaan suhu udara di dalam bagian helm dan luar helm. Kondisi ini jangan dibiarkan karena bisa mengganggu visibilitas. Untuk pengguna helm full face, cukup buka sedikit bagian visor dan biarkan udara dari luas masuk untuk menghilangkan uap di visor.

Author: drum

Mimpimu tidak mempunyai tanggal kadaluarsa. Ambil nafas dalam dalam dan coba lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *