5G Belum Rampung, China Siapkan Teknologi Jaringan 6G

5G Belum Rampung, China Siapkan Teknologi Jaringan 6G

5G Belum Rampung, China Siapkan Teknologi Jaringan 6G – Jaringan internet generasi kelima (5G) baru saja rampung pertengahan 2018 ini, dan baru segelintir operator telekomunikasi yang telah mengadopsi teknologi tersebut. Nah, ternyata China dikabarkan tengah menggarap teknologi 6G untuk 2020.

Dilansir Channel News Asia, beberapa hari yang lalu tim khusus negeri Tirai Bambu ini tengah melakukan riset dan pengembangan teknologi 5G di bawah Kementerian Industri dan Teknologi Informasi China untuk mempersiapkan jaringan 6G.

“Penelitian dan pengembangan awal jaringan 6G dimulai 2020,” kata Kepala Kelompok Kerja Teknologi Nirkabel Su Xin.

Jika semua proses lancar, jaringan 6G ditargetkan mulai komersil pada 2030 mendatang. Teknologi 6G sendiri dinilai akan lebih efisiensi daripada generasi kelima dengan kecepatan 10 kali lebih tinggi dibanding 5G.

Baca juga: Internet Kencang 30 Mbps Palapa Ring Siap Diuji Di Indonesia Tengah

Diperkirakan jaringan internet dari teknologi 6G dapat mencapai kecepatan load bandwidth hingga 1 TB per detik. Dengan begitu, data 1 GB bisa diunduh dengan kecepatan rata-rata 300 Mbps dalam waktu 28 detik.

Menurut Su Xin, kecepatan jaringan internet 6G bisa 10 kali lebih andal ketimbang 5G. Padahal, jaringan 5G saja sudah membawa peradaban baru bagi masyarakat modern dengan memunculkan tren “Internet of Things”.

Sejauh ini baru Verizon, yang telah resmi menggunakan jaringan 5G secara komersil di empat kota di Amerika Serikat (AS), yakni Los Angeles, Sacramento, Houston, dan Indianapolis.

Di Indonesia sendiri, penerapan teknologi 5G masih dalam tahap pengembangan. Perusahaan telekomunikasi Telkomsel pada Agustus 2018 menjadi pihak pertama yang memperkenalkan teknologi 5G di Indonesia saat ajang Asian Games 2018.

Baca juga: Bersiap Menyambut Era 5G Di 2019

Teknologi 5G diperkirakan baru populer pada 2019 mendatang. Sejumlah vendor smartphone tengah merancang perangkat yang mendukung teknologi 5G. Namun, siapa sangka China justru telah merancang teknologi konektivitas selanjutnya, yakni 6G.

“Penelitian dan pengembangan awal jaringan 6G dimulai pada 2020 mendatang. Jika semua proses lancar, jaringan 6G bakal dikomersilkan pada 2030,” kata ketua riset, Su Xin.

Kecepatan jaringan Internet 6G ini diklaim 10 kali lebih cepat ketimbang 5G. Padahal, jaringan 5G saja disebut-sebut memiliki kecepatan yang luar biasa dan diklaim bakal memberikan perubahan pada kehidupan masyarakat modern.

Sebagai informasi, kecepatan jaringan 5G rata-rata sekitar 300 Mbps. Dengan kecepatan tersebut, sekitar 1 GB data bisa diunduh dalam waktu 28 detik.

Baca juga: 2025, Ekonomi Digital Indonesia Diprediksi Bernilai Rp 1.400 Triliun

Standardisasi jaringan internet generasi kelima (5G) telah rampung pada pertengahan 2018 ini. Implementasinya sendiri diramalkan baru mulai masif tahun depan.

Beberapa vendor dan operator telekomunikasi masih dalam proses mematangkan diri mengadopsi teknologi 5G. Namun, China agaknya sudah tak sabar beranjak ke 6G.

Padahal, jaringan 5G saja sudah membawa peradaban baru bagi masyarakat modern dengan memunculkan tren “Internet of Things”. Kecepatan rata-ratanya 300 Mbps, tergantung lokasi. Dengan begitu, data 1 GB bisa diunduh dalam waktu 28 detik.

Tahun depan tentu bakal ramai implementasi jaringan ini, didukung ekosistem yang semakin mumpuni dari operator seluler maupun vendor smartphone.

Author: drum

Mimpimu tidak mempunyai tanggal kadaluarsa. Ambil nafas dalam dalam dan coba lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *