5 Misteri Luar Angkasa yang Belum Terpecahkan Oleh Ilmu Sains

5 Misteri Luar Angkasa yang Belum Terpecahkan Oleh Ilmu Sains

5 Misteri Luar Angkasa yang Belum Terpecahkan Oleh Ilmu Sains – Belakangan ini para ilmuwan sedang banyak sekali mendapatkan gambaran bagaimana mengenai keadaan di luar angkasa. Mulai dari pembuktian teori gelombang gravitasi, sampai penemuan air di Mars.

Namun, mungkin kita sebagai orang awam tentu tidak menyadari bahwa pencapaian para ilmuwan dalam mengeksplorasi dunia di luar Bumi, ternyata baru tercakup sebagian kecil saja.

Banyak pertanyaan, mengingat teknologi kita di Bumi hanya memungkinkan bagi ilmuwan kita untuk menjelajahi sudut-sudut galaksi Bima Sakti saja, tidak lebih.

Padahal diluar sana masih banyak sekali hal lain yang belum akan terjamah dalam waktu dekat ini. Berikut ini adalah beberapa misteri luar angka yang sampai saat ini masih belum terpecahkan oleh ilmu sains sekalipun.

5 MISTERI LUAR ANGKASA YANG BELUM TERPECAHKAN OLEH ILMU SAINS

  • Hanya 5% dari Alam Semesta

5 Misteri Luar Angkasa yang Belum Terpecahkan Oleh Ilmu Sains

Apapun yang dapat kita lihat dari luar angkasa, ternyata hanyalah 5% dari seluruh alam semesta, 95% sisanya adalah “dark energy” dan “dark matter”.

Ilmuwan selalu bertanya-tanya soal “dark energy” dan “dark matter”, hingga belum menemukan sebuah jawaban akan hal tersebut.

Orang awam juga selalu bertanya, bagaimana kita tahu hal tersebut apabila kita melihatnya saja tidak bisa? Ilmuwan pun masih mencari jawaban akan hal tersebut. Hal paling masuk akal untuk menjawbnya adalah: ilmuwan memang tidak bisa melihat, namun misteri di baliknya mungkin akan terpecahkan suatu saat nanti.

Sejauh ini, para ilmuwan berpikir bahwa “dark energy” adalah sebuah kekuatan misterius yang menyebabkan alam semesta ini berkembang. Beberapa teori lainnya juga menyebutkan bahwa “dark energy” adalah sebuah error besar dalam teori gravitasi di luar angkasa.

Sedangkan “dark matter” adalah material yang tidak terlihat, yang merupakan “bahan dasar” yang sangat besar dari terciptanya galaksi.

Ilmuwan berpikir “dark matter” ini ada, karena kekuatan gravitasi yang ada di galaksi ini jauh lebih besar dari yang kita bayangkan, serta tidak dapat diukur dari apa yang kita lihat saja.

BACA JUGA: Asteroid Cerutu Raksasa Muncul Kembali, Apakah Bumi Terancam?

  • Misteri Mars

Segala sesuatu yang berhubungan dengan Mars, masih menjadi misteri untuk para ilmuwan. Banyak yang memprediksi ada kehidupan di Mars, namun sudah punah. Ada juga yang memprediksi kehidupan di Mars akan masih di tahap pembentukan, dan akan segera muncul.

Namun, semua teori itu sama sekali belum terbukti kebenarannya. Justru makin banyak penemuan soal Mars, semua semakin terasa membingungkan.

Termasuk penemuan air di Mars beberapa waktu yang lalu. Hal ini sempat memunculkan teori bahwa di Mars dulu ada lautan, dan air seharusnya masih mengalir secara berkala.

Hal ini membuat Mars akan selalu dijejali manusia maupun robot untuk mengobservasinya, dan mencari tahu misteri-misteri lain yang ada di Planet Merah tersebut.

  • Sinar Kosmik

Sinar kosmik sering kali tiba di permukaan Bumi, namun para ilmuwan tidak pernah tau ia datangnya darimana. Sinar kosmik sendiri adalah radiasi dari partikel bermuatan tinggi yang berasal dari luar atmosfer Bumi. SInar kosmik ini biasanya berupa elektron, proton atau bahkan inti atom. Biasanya sinar kosmik ini berinteraksi dengan “medium antar bintang”, atmosfer bumi. lalu baru bisa dideteksi oleh detektor yang ada di Bumi.

Memang para ilmuwan mengeri sinar kosmik itu apa, bahkan mengerti sinar tersebut berpergian dari mana dan ke arah mana.  Namun ilmuwan tidak mengerti asal dan partikel berenergi tinggi yang membuat bisa fleksibel dalam bergerak dan menentukan arah di luar angkasa sana.

BACA JUGA: 6 Misteri Terbesar Musim Gugur ini Berhasil Dipecahkan oleh Ahli

  • Sinyal Radio Fast Radio Burst

Terkadang jika para astronom sedang beruntung, mereka bisa mendengarkan gelombang radio yang hanya beberapa milidetik dari luar angkasa. Sinyal ini dinamakan “fast radio burst” atau FRB. Sama seperti dengan sinar kosmik. FRB juga tidak diketahui asalnya. Bahgkan banyak yang berasumsi, sinyal ini adalah kiriman Alien.

Dua jurnal terbaru memiliki pendapat berbeda tentang FRB, satu menyatakan bahwa FRB muncul dari satu tempat yang sama. Namun jurnal satunya berpendapat berbeda, dengan menyatakan bahwa FRB sebenarnya muncul dari bencana-bencana di luar angkasa yang tentu jarang terdeteksi.

Hal ini membuat FRB semakin misterius, terlebih lagi metode untuk mencari tahu apa yang ada di balik kemisteriusannya masih belum terlalu menunjang.

  • Partikel Matter Lebih Banyak dari Antimatter

Maka tidak pernah dibayangkan jika ada jumlah seimbang antara partikel “matter” dan “antimatter” yang ada di  alam semesta ini. Mungkin partikel itu sendiri pun tidak pernah ada. Berdasarkan pengetahuan yang sudah ada tentang kosmologi, ledakan Big Bang seharusnya memproduksi jumlah yang seimbang antara partikel “matter” dan “antimatter”.

Hal ini seharusnya membuat alam semesta ini adalah sesuatu yang kosong. Namun ternyata Big Bang memproduksi lebih banyak partikel “matter” ketimbang “antimatter”. Penyebab hal ini masih menjadi misteri sampai saat ini.

 

 

Author: adminong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *