Cara Mudah Menambah Kapasitas Storage di Smartphone Android

Cara Mudah Menambah Kapasitas Storage di Smartphone Android – Kebanyakan smartphone Android memiliki ruang penyimpanan yang terbatas. Oleh karena itu, dibutuhkan ruang tambahan untuk menyimpan aplikasi, dokumen maupun game dalam jumlah yang besar.

Maka dari itu, kartu memori MicroSD ataupun SD Card merupakan solusi untuk penyimpanan tambahan jika smartphone kamu mempunyai slotnya.

Menariknya, ternyata para pengguna bisa menjadikan SD Card sebagai memori internal.

Kalengdrum.com akan memberikan cara yang dapat dilakukan untuk menggunakan kartu memori SD Card sebagai media penyimpanan internal tambahan untuk smartphone Android-mu. Berikut ini caranya sebagaimana dikutip dari Make Use Of, Jumat (2/11/2018)

CARA MUDAH MENAMBAH KAPASITAS STORAGE DI SMARTPHONE ANDROID

Cara Mudah Menambah Kapasitas Storage di Smartphone Android

Akan tetapi perlu diingat, cara ini kami rekomendasikan khusus para pengguna Android 9 Pie.

  1. Cara paling pertama y ang dapat kamu lakukan adalah memasukkan memori microSD ke dalam slot di smartphone. Kemudian, saat muncul notifikasi SD Card, klik “Set up”.
  2. Pilihlah penyimpanan internal versi lama. Caranya adalah buka Settings -> klik Storage -> lalu pilih tap pilihan card atau kartu -> klik tombol menu -> Selanjutnya pilih pengaturan penyimpanan – klik format as internal.
  3. Berikutnya, klik format SD Card atau erase and format. Cara ini dapat menghapus kartu kamu.
  4. Apabila kamu memiliki smartphone versi Android 9 Pie, kamu dapat memindahkan aplikasi ke SD Card. Caranya, tekan move-content untuk memindahkan dokumen sampai selesai.

Sekedar informasi, fitur ini sering sekali disebut adoptable storage dimana kartu yang tersimpan dalam smartphone akan menjadi memori internal permanen.

Jangan, khawatir, kartu memori microSD bisa dienskripsi sehingga keamananya terjamin.

BACA JUGA: Bukan Dari Samsung atau Huawei, Inilah Ponsel Lipat Pertama di Dunia

Android Pie Belum Nongol di Daftar Distribusi OS

Cara Mudah Menambah Kapasitas Storage di Smartphone Android

Google kembali merilis data distribusi OS Android. Menurut data terbarunya, Android 9 Pie masih belum bertengger di daftar distribusi OS tersebut.

Dilansir dari Phone Arena, Senin (29/10/2018). Oreo merupakan versi Android kedua yang kini paling banyak digunakan dengan total 21,5 persen perangkat. Jumlahnya naik2,3 persen dibandingkan 1 bulan lalu.

Marshmallow bergeser satu peringkat ke nomor tiga dengan porsi 21,3 persen. Sementara Nougat sebagai versi Android 2016 mendominasi dengan distribusi sebesar 28,2 persen, akan tetapi mengalami penurunan yang cukup besar dari 29,3 persen pada bulan lalu.

Android Lollipop berada di posisi keempat dengan 17,9 persen dan KitKat menutup peringkat lima besar dengan 7,6 persen.

Selanjutnya, OS Android Jelly Bean masih dijalankan pada 3 persen smartphone Android, Ice Cream Sandwich 0,3 persen dan Gingerbread 0,2 persen.

Data ini baru dikumpulkan selama 7 hari, yang berakhir pada 26 Oktober 2018. Versi Android dengan distribusi kurang dari 0,1 persen tidak ditampilkan dalam laporan ini.

Android 9 Pie tidak berada dalam daftar, disebabkan karena belum begitu banyak vendor smartphone merilis pembaruan ke OS tersebut.

BACA JUGA: Rincian iPad Pro Macbook Air dan Mac Mini Terbaru Apple

Author: adminong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *