50 Ribu Printer Mendadak Cetak Ajakan “Subscribe” YouTuber PewDiePie

50 Ribu Printer Mendadak Cetak Ajakan "Subscribe" YouTuber PewDiePie

Kalengdrum – Lebih dari 50.000 printernet di Seantero Amerika Serikat tiba-tiba mencetak kertas dengan pesan khusus untuk subscribe ke channel YouTube “PewDiePie”. Insiden ini ramai dilaporkan di Twitter pada pekan lalu.

Berbagai kalangan menerima pesan khusus tersebut, mulai dari pegawai kantoran hingga pekerja di stasiun pompa bensin. Ternyata, ada peretas yang mengetahui sistem printer tanpa pandang bulu.

Sang peretas merupakan penggemar PewDiePie sekaligus pemilik akun Twitter “@TheHackerGirrafe”. Ia tidak terima posisi PewDiePie sebagai YouTuber dengan subscriber terbanyak digeser oleh channel asal India bernama “T-Series”.

50 Ribu Printer Mendadak Cetak Ajakan “Subscribe” YouTuber PewDiePie

 

@TheHackerGirrafe meminta “korban”-nya untuk berhenti subscribe ke channel T-Series (jika sebelumnya telah subscribe). Lalu, subscribe ke channel PewDiePie (jika sebelumnya belum subscribe).

Diketahui, PewDiePie sempat mapan di posisi pertama sebagai channel dengan subscriber terbanyak. Belakangan posisi itu diambil oleh T-Series, tetapi tak bertahan lama, sebagaimana dihimpun Kalengdrum, Senin (3/12/2018) dari ZDNet.

Penggemar PewDiePie lantas bergerak cepat membuat kampanye di media sosial untuk mendukung sang YouTuber gaming kembali ke posisi wahid. Alhasil. T-Series pun balik ke posisi kedua.

Akan tetapi, perbedaan subscriber kedua channel itu sangat tipis dan masih saling mendului. Saat ini subscriber PewDiePie mencapai 72,7 jutaan, semetara T-Series 72,3 jutaan.

@TheHackerGiraffe mengaku motivasinya meretas printer sebenarnya bukan semata-mata untuk mendukung PewDiePie. Ia awal mula sedang bosan pasca bermain game Destiny 2 selama 4 jam berturut-turut.

Tiba-tiba terbesit ide untuk meretas sesuatu. Ia lantas mencari-cari protokol yang mudah dikelabui via mesin pencari “Shodan”. Dari situ, dia menemukan ide untuk meretas printer di seluruh dunia.

Ada tiga protokol printer berbeda yang ia pelajari. Menurut @TheHackerGiraffe, sebenarnya peretasan dapat terjadi pada lebih dari 800.000 printer. Namun, ia hanya memilih 50.000 printer saja yang mayoritas berlokasi di Amerika Serikat.

Printer yang terkena imbas kala itu sedang terkoneksi ke internet dan dalam keadaan aktif untuk mencetak kertas. Selain itu, firmware yang digunakan juga sudah lawan sehingga mudah dieksploitasi.

Jika tidak ingin jadi korban peretasan, jangan lupa untuk terus perbarui software perangkat elektronik anda!

 

 

Author: adminong

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *